Tampilkan postingan dengan label Kabinet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabinet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Oktober 2009

GanTI JOeDOel

Dear All....tak terasa....
sudah lebih dari 5 lima bulan tak berjumpa....daripada dituding black campaign (he..he..he..cuci tangan lagi..he..he..he..)


dan merusak mood para pemilih...(kalau gak salah kemarenan kita ada pemilu dan pilpres deh...)
MKASBYJK...
Mati Ketawa Ala SBY-JK...lie boer...


Nah...sekarang...setelah pilpres klar....dengan penuh harapan akan tegur sapa teman-temans....


Izinkan kami mganti JOEDoel...

MKASBYB....

silakan direka kepanjangan dari apa...yang jelas...itu bisa berarti

SUKA BECANDA YA BRENGSEK...atau

SUKA BOHONG YA...BAJINGAN...tafsir bebas aja...

tapi..mohon maaf, secara isi...mungkin tidak akan berbeda banyak...our readers...diminta tuk mengernyitkan dahi terlebih dahulu...sebelum dapat tertawa....(Setelah membaca tulisan-tulisan di blog ini) ...


dan apabila ternyata para pembaca...tetap tidak bisa tertawa...

berarti BLOG Ini BLOG SEurIEus...serius untuk tetap tampil gak jelas...


sama seperti pemilihan dan pilihan anggota Kabinet Indonesia BERsatOE JiLId II......

hiks..
sedihnya....

Minggu, 15 Februari 2009

JK...Kamu Kemana Aja...

Disclaimer :
Cerita ini adalah Cerita Dewasa...dikhususkan untuk pembaca yang sudah dewasa...minimal secara literasi dan Politik...bagi yang belum dewasa secara literasi dan politik...disarankan untuk berhenti membaca tulisan ini...atau tulisan-tulisan lain dalam blog ini...Terima Kasih


Ungkapan seorang Bunda...ketika mengetahui ada perpecahan antara anaknya dengan teman satu genk dia (maaf; genk jangan dibaca kabinet; tq)...


JK...kamu kemana aja Nak?...BUnda Kagets melihat Berita di detik.com



Sejak Hari Kamis lalu...kami kamu buat bingung...
kamu kemana Nak? ...



Ada yang bilang...kamu berobat...
apakah usia mu memang sudah terlalu tua...hingga menyebut tempat kamu berobat pun...lidah mu sudah kelu...?

Ada apa Nak?


Bunda pun jadi ikut bingung...ada kabar burung - entah burungnya siapa - yang bilang kamu merajuk....


Kamu merajuk...
karena digoda oleh teman sekelas SBY...yang mengatakan kelas yang kamu pimpin...kelas kecil (maaf, kelas jangan dibaca partai...) ....
yang katanya kelas kamu gak bakal menang dalam class meeting tahun ini (mohon maaf lagi...class meeting jangan dibaca Pemilu)...



Nak...kenapa kamu tersinggung...toh yang bicara teman sekelas SBY...bukan SBY...kalau SBY...yang jelas-jelas tandemmu dalam memimpin Genk...baru itu masalah

(sang bunda lupa...yang benar adalah SBY yang berhak menyebut JK
tandem...bukan kebalikannya...tapi karena sang Bunda tidak buta politik...ia tahu mana sang pemimpin genk secara de jure dan secara de facto...)


Percaya lah Nak...

SBY tidak berubah...seperti... Megaloman dalam Film Kartun...sebab SBY pun tahu...kekuatan dirinya dalam memimpin Genk secara finansial...

masih kalah jauh dibandingkan kekuatan-mu Nak...


JK..kamu jangan merajuk ya...tunjukkan dirimu di mana...Kalau pun merajuk...pakailah cara-cara yang cocok untuk orang-orang seusia-mu..



.Bagi Bunda..kalau kamu ingin merajuk...tolong dipikirkan ini...


1.Karena kamu tidak memberitahu keberadaan mu kepada para pengawas di sekolah
(baca; wartawan) mereka jadinya lalai mengurusi KPK...BPK...Kasus-kasus Korupsi di Sekolah Kita...mereka jadi berebut mencari tahu keberadaan kamu...


2. Coba kamu bayangkan, ketika kamu sedang main petak umpat seperti sekarang...tiba-tiba malaikat maut menjemput-mu...apa SBY gak jadi bahan celaan di sekolah...atau minimal di Genk...Kasihan kan...??? nanti semuanya (yang terkait dengan sekolah) pada main salah-salahan...ah...Bunda jadi ngeri ngebayanginnya...


3. Seandainya kamu terus terang aja...ngadepin omongan teman sekelas SBY...mungkin malah lebih baik...SBY pun jadi tahu...bahwa dia harus meminta teman sekelasnya keluar dari sekolah dibandingkan kehilangan kamu....


Oke ya Nak...


JK...kamu harus segera muncul.....

Rata Tengah


(didengar secara bathin non klenik ...tanpa sengaja oleh penulis blog...mudah-mudahan tulisan ini berhenti pada tataran imajinatif...tapi kalau imajinasi pembaca mengembara liar...mohon maaf...kami pun tidak kuasa menghentikannya...terima kasih).