Senin, 09 Juni 2008

Pengakuan Bersahaja

PERNYATAAN KEPRIHATINAN DAN PERMOHONAN MAAF


Saudara-saudaraku, baik muslim maupun non muslim, perkenankan kami, mewakili PKS untuk menyampaikan pernyataan keprihatinan kami dan permohonan maaf.


Beberapa hari lalu, calon pasangan Gubernur yang kami dukung beserta PD, yaitu SS, bersama pasangannya, telah ditetapkan sebagai tersangka pada salah satu kasus korupsi di Jawa Tengah.

Sejujurnya, tidak ada yang lebih baik untuk kami utarakan, selain mengakui beberapa hal di bawah ini, yaitu :


1. Mengenai SS, hal itu merupakan salah satu kebijakan partai kami, sebagaimana yang telah kami lakukan di DKI, Tangerang, Banten,dll, yaitu membahasakan politik sebagai biaya dari membangun masyarakat madani. Tentu, sebagai partai yang berwawasan bahwa politik kebangsaan, mustahil kami biaya menjanjikan adanya perubahan wawasan kebangasaan apalagi masyarakat madani, tanpa adanya pembiayaan…ya tha? Tentu, Anda tahu kan berapa kekayaan SS, dan bisa donk mengira-ngira, berapa ia kami minta...????


2. Percayalah, uang yang kami dapatkan, akan kami gunakan untuk kepentingan masyarakat banyak, tapi, maaf sebelumnya, sebagaimana saran dari salah seorang dai yang sempat terkenal, berbuat kebaikan harus dimulai dari diri sendiri, maka kami tegaskan, kami harus mensejahterakan kader,penjabat partai, pimpinan partai baru yang lain-lain…ya tha?


3. Kalau boleh melakukan pengakuan, bagi partai kami, menjerumuskan orang-orang dengan cara-cara bermartabat, adalah pilihan yang tidak dapat kami hindari (harus kami pilih), gampangnya, mungkin saudara-saudara masih ingat, ketika kami menjelaskan kepada masyarakat banyak…bahwa kami berhasil menyelamatkan uang negara (Kampanye Pemilu 2004) sejak tahun 1999. Padahal apa yang bisa kami banggakan dengan kata penyelamatan, karena uang tersebut memang bukan hak kami… Tapi ya sudahlah, secara kebetulan kebanyakan masyarakat Indonesia pada saat itu masih buta politik (kalau tidak bisa dikatakan bodoh)…dan ini adalah peluang, dari zaman baheula, sudah ada ujar-ujar yang mengatakan “Kesempatan tidak akan berulang kedua kali” dan sebagai kalangan yang cukup berpendidikan…adalah bodoh kalau kami tidak memanfaatkan peluang tersebut…


4. Bahkan, kami tidak segan-segan menumpulkan rasa ingin tahu (kalau di kalangan luar dikenal dengan sikap kritis), yaitu dengan jalan hanya memberikan pengajian berdasarkan tataran level yang kami buat, persetan apakah dia pandai atau tidak, kesepakatan kami adalah kami yang menentukan…Banyak hal yang membuat kami “ngeri” untuk menghidupkan “kritis” di tempat kami…sengaja kami buat anggota sebagai “kerbau…maaf…manusia yang kami cucuk hidupinya”.hiks…sekali lagi maaf, ini semata-mata kebijakan partai….


5. Kami juga harus mengakui, kami merekrut kader yang sebenarnya atau kebanyakan dari orang yang “keder”. Kami bersama beberapa kader yang telah berhasil kami bentuk (baca; cuci otak) Insya Allah, tahu bagaimana membendakan antara orang pandai tapi miskin ilmu agama, dengan orang pandai yang haus; tapi tidak tahu dari mana harus mencari ilmu agama, serta orang yang tahu agama dan memahami bahwa kritis itu “tuntutan Ketuhanan”. Untuk manusia jenis satu dan dua, itu kami pilih (baca; mangsa) untuk yang ketiga, kami harus hindari.


6. Terakhir, kami harus kabarkan berita baik, bahwa saat ini, kami telah merambah otak-otak insan muda Indonesia, apabila pada satu dekade lalu kami mulai dari SMA, maka kini kami telah menyusupkan faham kami sejak dini, minimal dari TK pengenalan, SD pewarnaan, dan SMP pengikutsertaan… Terus terang, kami belajar banyak dari pemerintah, yang mulai berkonsentrasi kepada Pendidikan Anak Usia Dini…jadi kami gak salah donk!!! Kami percaya…apabila dari kecil mereka kami tanamkan nilai-nilai kekamian, maka ketika mereka beranjak dewasa, mereka memiliki ketetapan hati untuk berpolitik, sekalipun harus bertarung ( baca;membangkang ) kedua orang tua mereka masing-masing. Ini mudah, karena apa yang kami ajarkan akan kami “kemas” dengan nuansa keagamaan. (Maaf, jangan dikira kami tidak punya agama lho!)


7. Pernyataan keprihatinan ini, harus kami tutup; bahwa kami prihatin, terpaksa harus “membuka” isi perut kami dengan cara yang lugu (tunggu ketahuan; baru keluar pengakuan). Permohonan maaf, kami luncurkan semata-mata, untuk menegaskan kepada masyarakat luas, bahwa, maaf, sementara ini, kami harus mensejahterakan diri kami, baru bisa berfikir untuk diri kami…kalau kedua hal tersebut sudah kami dapatkan..kalau ada kesempatan…kami akan mencoba memikirkan kisanak dan nisanak. Sejatinya…agar saudara-saudara juga ikut kami pikirkan; cara yang paling mudah adalah bergabung dengan kami, menyediakan hidung untuk kami cucuk.


O,ya, PKS adalah Partai Kerabat Setan, bukan yang lain, dan kami tidak bertanggungjawab, apabila ada yang terpeleset, atau memelesetkan PKS dengan kepanjangan lain.



Salam Sejahtera


Pemerintah (Ini menunjukkan kami hanya bisa “memerintah” dan tiap memerintah tidak berarti kami melakukan proses yang bernama “berfikir”) PKS

a/n Orang Pertama di PKS (lihat, selain kami, berarti selama ini yang bergabung di PKS adalah Setan)


TS
(5h1t 0f 7h3 D3v1l)

PS.
Agar anda tidak bingung, kenapa kami beraliansi dengan PD, kebetulan PD adalah kepanjangan dari Partai Dedemit, terima kasih.



DISCLAIMER : Semua Nama, Alamat, Tempat, Kejadian, atau Apapun yang tertulis dalam tulisan ini semata-mata hanya untuk tulisan ini. Terjadinya persinggungan nama, alamat, tempat, kejadian atau apapun yang tertulis dalam tulisan ini dengan kejadian di dunia nyata adalah hal yang tidak disengaja. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk memberdayakan proses pembelajaran membaca, baik secara bahasa maupun sastra ; aliran bebas tak beraturan. Kritik dan Lelucon yang hadir, semata-mata guna memberdayakan diri kita untuk lebih dapat melihat kenyataan sebagai kenyataan. Amin. Tulisan ini dapat dikutip, oleh siapa pun juga, di mana pun juga, secara bebas, seluas-luasnya, demi kepentingan terselenggaranya proses pembelajaran membaca secara benar di dunia ini, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai bentuk apresiasi alamiah atas ide penulis. Apresiasi dari pembaca baik berupa kritik, cacian, dorongan, keberatan atau apapun juga dapat dilayangkan ke ganggang.birulaut@gmail.com

Jumat, 06 Juni 2008

Tentang Kitab Suci

Dari blog sebelah...mudah-mudahan bermanfaat
untuk merefresh daya kritis kita (terutama saya)
Thanks



Tentang Kitab Suci

Ini adalah cerita
Suatu ketika , seorang Raja meminta kepada para menteri dan punggawanya, untuk membawakan seorang perempuan yang cantik, bijaksana, pemaaf, dan segala-galanya. Waktu yang diberikan cuma seminggu. Apabila gagal, para menteri akan dihukum gantung dan punggawa dihukum rajam.

Semakin lama, semakin sedikit waktu tersisa, para Menteri beserta Punggawa belum ada yang menemukan jawaban. Alkisah ,salah satu dari mereka tanpa sengaja menceritakan hal ini kepada salah seorang tukang kebun istana. Tukang Kebun, yang lugu dan tidak bisa baca tulis, memberikan sebuah kitab suci, sambil berkata "Inilah jawaban bagi Sang Raja"

Sang Menteri tertegun, berusaha mencerna apa yang dikatakan si Tukang Kebun. Tukang Kebun, tertawa, keheranan melihat keterbelalakan sang menteri. Ia berkata, “Tuan, sebagaimana yang Anda tahu, saya tidak bisa baca tulis, tapi saya tahu, bahwa ini adalah kitab suci saya”. “Saya hanya dapat memandanginya, sambil berharap ia memandangi saya juga, saya tidak dapat memahaminya, maka saya akan mengganggap ia adalah sesuatu yang ideal. Ia tidak menggurui, karena saya belajar hanya dari memandang dirinya, Ia tidak menghardik, karena saya tidak dapat berbuat lebih, kecuali menyentuhnya, " lanjut Tukang Kebun itu dengan tenang.

"Tapi, tukas si Menteri, bukan kah Raja, bahkan saya sendiri dapat membaca dan menulis?" . "Betul, jawab tukang kebun. Karena Anda sekalian dapat membaca kitab suci, dan mahir menuliskan ulang isinya, Anda sekalian kehilangan kecantikan dirinya. Karena kemahiran Anda tersebut, Anda lupa mengingat, bahwa sesungguhnya, Ia adalah teman sejati Anda."
Bergegas sang Menteri menghadap raja, mempersembahkan kitab suci, dan selamatlah para menteri serta punggawa kerajaan tersebut.


sumber :

http://donalddustbin.blogs.friendster.com/4jji_ampunin_gue_donk/

Rabu, 04 Juni 2008

Selamat Atas Kesuksesan Anda

Teman-teman... akhirnya

BBM naik juga.... dan kembali berbagai pertimbangan diutarakan, semata-mata sebagai bagian dari pembenaran ala pemerintah atas tindakan mereka


Teman-teman...untuk yang satu ini, kenaikan BBM, mari kita sama-sama kita mengucapkan selamat, atas kesuksesan SBYJK, sebagai penentu kebijakan kenaikan harga BBM. Kalau tidak salah ini yang ketiga pada masa pemerintahannya.

Tentu selamat ini juga berarti...boleh jadi untuk kemudian hari sbyjk tidak selamat. Satu hal menarik yang saya dapati adalah, kenaikan BBM ini, merupakan bagian dari pembuktian ulang asumsi saya, bahwa secara de fakto, Presiden Republik Indonesia saat ini, adalah Jusuf Kalla.

Semoga....untuk kemudian hari, Jusuf Kalla lebih dapat percaya diri, untuk tampil sebagai orang nomor I di Republik Indonesia, tidak semata-mata mengandalkan posisi keuangan, untuk menggandeng (atau mengemudikan) orang lain.


Terima Kasih.



DISCLAIMER :

Semua Nama, Alamat, Tempat, Kejadian, atau Apapun yang tertulis dalam tulisan ini semata-mata hanya untuk tulisan ini. Terjadinya persinggungan nama, alamat, tempat, kejadian atau apapun yang tertulis dalam tulisan ini dengan kejadian di dunia nyata adalah hal yang tidak disengaja. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk memberdayakan proses pembelajaran membaca, baik secara bahasa maupun sastra ; aliran bebas tak beraturan. Kritik dan Lelucon yang hadir, semata-mata guna memberdayakan diri kita untuk lebih dapat melihat kenyataan sebagai kenyataan. Amin. Tulisan ini dapat dikutip, oleh siapa pun juga, di mana pun juga, secara bebas, seluas-luasnya, demi kepentingan terselenggaranya proses pembelajaran membaca secara benar di dunia ini, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai bentuk apresiasi alamiah atas ide penulis.
Apresiasi dari pembaca baik berupa kritik, cacian, dorongan, keberatan atau apapun juga dapat dilayangkan ke ganggang.birulaut@gmail.com

Minggu, 18 Mei 2008

Kembali. Beribu Terima Kasih Atas Kerja Keras Teman-Teman

Dear All,

Kembali kita disuguhi perjuangan yang luar biasa sungguh-sungguh
dalam mempertahankan tidak hanya nama para pejuang, melainkan bangsa dan negara

Kali ini, Tim UBER Indonesia, berhasil mempertunjukkan kesungguhan berbuat
walaupun kalah dari China 3-0

Sekali lagi, kalah - menang adalah hal yang lumrah, tapi kesungguhan hati teman-teman dalam melakukan kerja keras, mulai dari berlatih, berlatih hingga bertanding, hanya dapat saya apresiasi dengan tuturan kata-kata ini...


Terima Kasih, Semoga Tuhan Yang Maha Esa, dengan Nama Apapun IA disebut, melipatgandakan pahala kepada Maria Kristin, Susi Susanti (sebagai manajer) dan tim UBER secara keseluruhan... atas kerja keras

Jalan masih panjang, tidak ada kata lelah untuk sebuah keberhasilan

Semoga 2010, Uber dapat kita rebut...


Ganggang Biru

Sabtu, 17 Mei 2008

Terima Kasih Atas Kerja Keras Teman-Teman Semua!

Teman-teman, semalam, kita baru saja menyaksikan kekalahan Tim Thomas kita pada putaran semifinal. Kalah telak 3-0 dari Korea Selatan.

Yang menarik, Taufik Hidayat mengakui, dua hal, keberadaan kerja keras, serta permohonan maaf atas kegagalan tersebut.

Kalah menang dalam permainan adalah hal yang biasa. Tetapi pengakuan jujur atas keterbatasan adalah nilai tambah

Selamat, kami menyaksikan kerja keras Anda dan berdoa semoga Anda akan semakin memperbaiki semangat kerja bagi masyarakat Indonesia, dalam membela negaranya...


Semoga hal ini juga dilakukan oleh para pejabat pemerintahan kita (nggak ngarepin banyak sih, tapi ya moga-moga aja!)


Ciao

Rabu, 14 Mei 2008

Perubahan Singkatan Dari SBYJK

Teman-teman

Dinihari tadi saya mencoba untuk berkontemplasi...dipandu dengan hati nurani saya (hati nurani ; hati yang mempunyai dua api atau cahaya). Nah. teman-teman. kontemplasi sederhana saya berasal dari kecemasan tentang kepanjangan dari SBYJK yang ada di blog ini.

Suka Bercanda Ya Jelas Keren, merupakan bagian dari emosi sesaat, dari diri saya, yang sebenarnya hanya bagian dari yang tidak diketahui banyak orang (apa sih ganggang biru? ; itukan cuman pelajaran biologi zaman SMP-SMA...ih,ngapain minta diingat)


Banyak kepongahan apabila saya mengklaim bahwa banyak bercanda adalah hal yang keren. Oleh karena itu, saya melihat perlu peninjauan ulang atas kepanjangan i (kata-kata peninjauan bukan berarti ganggang biru adalah bagian dari wakil dewan yang terhormat; atau bagian dari mereka; yang sering mempergunakan kosa kata "Peninjauan").


Dengan segala kerendahan hati, maka SBYJK yang pada awalnya Suka Bercanda Ya Jelas Keren...saya ubah dengan Suka Bercanda Ya Jelas Kekanak-kanakan. Berikut beberapa pemikiran sederhana tentang kekanak-kanakan.

1. Dalam hidup, setelah natal,adalah kanak-kanak- remaja - dewasa - tua. Banyak yang mengatakan masa tua adalah masa kembali ke masa kanak-kanak. Pada tahap ini, seringkali kita melihat orang berbuat kekanak-kanakan. Maka, kanak-kanak adalah satu-satunya proses dalam hidup seorang manusia, yang dapat berulang.

2.Bagi pemeluk agama Islam, seringkali kanak-kanak adalah masa sebelum seseorang mencapai akil balig. Pada masa ini, individu dianggap belum memiliki pertanggungjawaban utuh atas tindak-tanduknya, kepada SANG MAHA PENCIPTA. Tanggungjawab atas hal tersebut, masih dipikul oleh kedua orang tuanya. Pertanyaannya, bagaimana apabila anak terlahir yatim piatu? atau terlahir dari hasil hubungan tidak diizinkan secara agama? Pada anak yatim piatu, kedudukan pembimbing adalah pada masa sekitar atau keluarga terdekat, tapi apakah ia mempertanggungjawabkan tindak tanduk anak berasaskan prinsip pahala dan dosa, maka dalam agama saya atau dalam pemahaman Islam penulis (maaf, muallaf) hanya Wallahu A'lam Bisshowab
Untuk anak yang terlahir karena perbuatan yang tidak dihalalkan secara agama Islam, pengetahuan kosong penulis tentang Islam menunjukkan bahwa anak yang terlahir adalah suci, masalah pertanggungjawaban agama atas sang anak berada tetap pada laki-laki dan wanita yang menjadi orang tua dari si Anak.
Maka, kanak-kanak seyogyanya adalah masa pembelajaran yang paling luas dan menjanjikan pada tahapan manusia. Pada tahapan kanak-kanak awal, anak belajar untuk menjadi dewasa, dan pada masa kanak-kanak tahap akhir, anak belajar untuk menempuh hidup di alam setelah hidup.

3. Kanak-kanak identik dengan masa gembira tanpa pretensi apapun, maka blog ini termasuk akronim dari SBYJK, dapat dianggap sebagai bentuk katalisasi kegembiraan penulis - ditengah sebesar apapun himpitan yang ada. Semoga.

4. JK dapat juga diartikan Jelas Kekanak-kanakan sebagaimana yang saya inginkan, tapi dapat juga dijadikan "Jelas Kampungan". Hal ini penulis apresiasi bahwa pada titik awal, bahkan kota sebesar New York pun berawal dari Kampung. Tindakan kampungan, atau berlaku seperti seorang kampung, merupakan bagian dari kenyataan yang harus dijalani seorang kota.

Maka, Suka Bercanda Jelas Kekanak-kanakan, mohon dapat diartikan sebagai proses pembelajaran tiada henti, yang dilakukan penuh harapan atas segala yang baik, tanpa memikirkan segala yang buruk, dan dilakukan melalui proses bercanda...

Semoga ....

Senin, 12 Mei 2008

Canda Garing 0002

Berkelit Ala SBYJK 002


Teman-teman, dini hari tadi saya dikejutkan oleh suatu permintaan "ngobrol imajiner" dari SBY. Sungguh, saya tidak menyangka, kalau beliau masih terjaga, tapi...karena permintaan ini dari petinggi, saya tidak kuasa (baca; tidak berani) menolaknya.


Secara tak sadar, otak saya mereka-reka, bahwa hal ini disebabkan oleh terganggunya pikiran beliau atas rencana kenaikan harga BBM yang akan datang, tapi siapa nyana, apa yang diobrolkan ternyata lain dari yang dikira...


SBY 1 :
Om, saya gak bisa tidur neh, mimpi aneh...ngeri...ujarnya lirih.

Ganggang Biru Laut 1 :
Mimpi Aneh...karena kepikiran dampak kenaikkan BBM bagi 2009 Pak? Tanya saya sekaligus mengarahkan...(ini untung-untungan, masak sih wong cilik bisa "mengarahkan" SBY, emangnya duitku sebanyak duit para saudagar zaman sekarang).


SBY 2 :
Bukan, bukan itu...kalau itu mah saya sudah pasrah...hiks (entah ini tercekik atau menelan ludah...saya tidak berani menanyakannya kepada SBY...maaf...)

Ganggang Biru Laut 2 :
Alhamdulillah, Puji Tuhan... mudah-mudahan bukan masalah besar yang mengganggu tidur Anda.


SBY 3 :
Entah...saya gak ngerti...kalau tidak salah mimpi saya seperti ini Om...

Alkisah...pada saat seseorang telah di alam kubur ...(SBY bercerita secara perlahan; jangan kaget kalau SBY pintar mendongeng, sebab Ia boleh jadi salah satu penggagas "Mobil Pintar" yang salah satu kegiatannya adalah mendongeng) Mereka akan ditanya oleh Malaikat...tentang apa yang telah dikerjakan si mayat pada saat hidup....


Ganggang Biru Laut 3 :
Oooo...kalau itu mah biasa Pak...(potong saya tidak sabar)...


SBY 4 :
"Eits...nanti dulu, (terlihat gusar), "Kamu berani memotong pembicaraan saya ya!? setengah berteriak SBY memaki saya.


Ganggang Biru Laut 4 :
"Maaf Pak, saya lupa... (sekalipun obrolan ini imajiner, ternyata pangkat dan jabatan tetap melekat ya pak; lontaran dalam kurung ini hanya saya simpan dalam hati, maklum saya tidak memiliki senjata)

SBY 5 :
"Baik, saya lanjutkan,(menghela nafas panjang, mengeluarkan kata perlahan setengah berbisik), "ternyata pertanyaan tersebut telah banyak berubah, menurut mimpi saya, pertanyaan malaikat itu adalah "kamu berasal dari negara mana? keturunan mana? "Nah...malaikat tadi mengabarkan bahwa sebelum akhir 2004, yang menjawab Yahudi atau Israel,langsung "dititipkan" di neraka...

Ganggang Biru Laut 5
(Dalam hati) Jujur saya kaget dan setengah tidak percaya, sebab bagi saya hal itu bukanlah berita baru, bagi kami yang memeluk Agama Islam, ada kepercayaan bahwa memang Yahudi tidak mendapat tempat yang baik di akhirat; maaf...kepercayaan ini untuk Agama Islam yang saya anut lho, boleh jadi akan berbeda dengan apa yang teman-teman percayai, sekalipun agamanya sama...


SBY 6:
(masih dengan nada lirih serta sedikit tertahan)...setelah Tsunami di Aceh, pertanyaan Malaikat terhadap si Mayat tetap sama Om.... "Yang jadi masalah adalah reaksi Malaikat, apabila si Mayat menjawab; " orang Indonesia", tanpa ba-bi-bu, apalagi mempertanyakan keturunan...Malaikat langsung "mendepak mayat tersebut kedalam neraka"...Gila...(SBY setengah berteriak, dan terdiam , seperti menanti komentar saya).


Ganggang Biru Laut 6 :
Hah...(berteriak kaget) masak sih Pak...bukankah Tsunami sudah cukup mengorbankan orang Indonesia, bahkan penduduk dunia lainnya..."Yang bener aja... pendapat malaikat itu gak masuk akal...reaksiku pun ketus, setengah menilai tidak benar apalagi baik kepada sang malaikat..."gak genah"...keluhku lagi.


SBY 7 :
"Awalnya saya juga seperti Om, bahkan marah. Untung saja saya tidak memiliki kemampuan menempeleng cahaya (bagi pemeluk Islam; malaikat dikabarkan tercipta dari cahaya)...tapi...ketika mendengar alasan dan penjelasan si malaikat, saya dapat menerimannya kok.... "Pahit Om!" (ia berteriak kecil, pasrah).


Ganggang Biru Laut 7 :
Maksud Bapak...


SBY 8 :
Malaikat bilang setelah Tsunami, ternyata malah banyak Orang Indonesia yang mengorbankan para korban Tsunami atau bencana alam lain di Indonesia, untuk kepentingan dan kesejahteraan dirinya...jadi yah wajar sih...hiks (seperti tercekat; mungkin beliau kurang minum air putih pada dini hari ini)


Ganggang Biru Laut 8 :
Wah, kalau begitu Bapak aman donk...kalau bersih, kenapa harus takut...,setengah berteriak; ku utarakan,semata-mata, demi menjaga keceriaan hati SBY



SBY 9 :
Masalahnya...Om, saya pemimpin Indonesia, pada saat Tsunami terjadi hingga program awal rebuilding lokasi Tsunami...(sambil menyeka air mata)..... saya juga...belum dapat apa.apa... (suara seperti sesenggukan)


"Prak...suara tempat sampah plastik di depan kamar terhempas ke lantai...", biasalah- kucing rebutan sisa makanan di tempat sampah...sayangnya...kejadian ini memutus obrolan imajiner penulis, yang memang hanya dapat dilaksanakan pada saat penulis bobo...maaf (mohon diselesaikan sendiri kisah ini, menurut kepentingan, kepercayaan dan kebebasan berpendapat masing-masing pembaca)...




DISCLAIMER :

Semua Nama, Alamat, Tempat, Kejadian, atau Apapun yang tertulis dalam tulisan ini semata-mata hanya untuk tulisan ini. Terjadinya persinggungan nama, alamat, tempat, kejadian atau apapun yang tertulis dalam tulisan ini dengan kejadian di dunia nyata adalah hal yang tidak disengaja. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk memberdayakan proses pembelajaran membaca, baik secara bahasa maupun sastra ; aliran bebas tak beraturan. Kritik dan Lelucon yang hadir, semata-mata guna memberdayakan diri kita untuk lebih dapat melihat kenyataan sebagai kenyataan. Amin. Tulisan ini dapat dikutip, oleh siapa pun juga, di mana pun juga, secara bebas, seluas-luasnya, demi kepentingan terselenggaranya proses pembelajaran membaca secara benar di dunia ini, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai bentuk apresiasi alamiah atas ide penulis.
Apresiasi dari pembaca baik berupa kritik, cacian, dorongan, keberatan atau apapun juga dapat dilayangkan ke ganggang.birulaut@gmail.com



Minggu, 11 Mei 2008

Canda Garing 0001

Berkelit Ala SBYJK 001

Suatu ketika, penulis berhasil melakukan wawancara gaib dengan SBY, sang pemimpin Indonesia saat ini. Kejadian ini benar-benar di luar dugaan penulis, mengingat penulis tidak memiliki kemampuan indera keenam, ketujuh hingga seterusnya. Berikut petikan wawancara tersebut

Ganggang Biru Laut :
1. Pak SBY, sewaktu pilpres pertama, ada isu yang dihembuskan bahwa isteri Anda adalah non muslim, hal ini dijelaskan melalui nama, yaitu Kristiani, bagaimana Anda menghadapinya?

SBY :
1. Gampang aja om, SBY kan singkatan dari Saya Bukan Yahudi, nah, jadi jelas kan

Ganggang Biru Laut :
2. Maksud Anda (dengan ekspresi tidak mengerti), hubungannya dengan nama tersebut?

SBY :
2. Lho, kalau saya Yahudi, tentu saya akan pilih istri Yahudi, karena saya muslim, pasti yang saya nikahi juga wanita muslim. Itu yang saya pahami, sebab kalau saya menganut ajaran agama tertentu, pasti saya pegang dengan baik ajaran tersebut.



DISCLAIMER : Semua Nama, Alamat, Tempat, Kejadian, atau Apapun yang tertulis dalam tulisan ini semata-mata hanya untuk tulisan ini. Terjadinya persinggungan nama, alamat, tempat, kejadian atau apapun yang tertulis dalam tulisan ini dengan kejadian di dunia nyata adalah hal yang tidak disengaja. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk memberdayakan proses pembelajaran membaca, baik secara bahasa maupun sastra ; aliran bebas tak beraturan. Kritik dan Lelucon yang hadir, semata-mata guna memberdayakan diri kita untuk lebih dapat melihat kenyataan sebagai kenyataan. Amin. Tulisan ini dapat dikutip, oleh siapa pun juga, di mana pun juga, secara bebas, seluas-luasnya, demi kepentingan terselenggaranya proses pembelajaran membaca secara benar di dunia ini, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai bentuk apresiasi alamiah atas ide penulis.
Apresiasi dari pembaca baik berupa kritik, cacian, dorongan, keberatan atau apapun juga dapat dilayangkan ke ganggang.birulaut@gmail.com



Suka Bohong, Ya Jelas Kualat

Teman-teman, tahun 2004, kita pernah mendengar ada calon presiden yang menjanjikan tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ketika ia memimpin., sayangnya janji itu tidak pernah ia coba tepati...


Pertengahan Desember 2004, PR Society Of Indonesia, bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden, kebetulan kami berhasil ikut serta, pada saat itu, ia mengemukakan beberapa alasan tentang kenaikan BBM. Sayangnya, pada saat itu waktu terbatas, tidak ada tanya jawab, tapi JK mempergunakan kesempatan "sosialisasi" kenaikan BBM lewat corong yang hebat, di antaranya melalui PR Society of Indonesia.

Entah kebetulan atau tidak, pada akhir tahun 2004, tsunami merambah Aceh, entah karena ada kebohongan di pemimpin, yang memerlukan pengorbanan minimal 200 ribu rakyat Aceh, atau entah memang sudah waktunya bencana alam terjadi. Hanya Tuhan Yang Tahu Jawabannya


Nah, kembali, pada saat ini, pemerintah berencana menaikan BBM, memang harga BBM di dunia telah jauh naik tinggi, tapi apakah hanya itu jalan satu-satunya. Yang jelas, penyelundupan BBM bahkan penimbunan BBM di tengah laut Kalimantan, melalui pipa-pipa besar, hingga kini tidak jelas penyelesaiannya...jadi ... agar tidak terjadi penyelundupan (karena polisi-kejaksaan pun mudah disuap) lebih baik menaikkan harga BBM?


Entah, yang jelas ini menarik untuk diingatkan kembali, bahwa SBYJK pernah berjanji, dan Alhamdulillah - Puji Tuhan, sudah -minimal- dua kali tidak menepati janji...Jadi...masihkan perlu kita mempertanyakan "keberagamaan" kedua pemimpin kita ini?


Entah, ini tidak betul, apalagi benar. Suka Bohong Ya Jelas Kualat, Apabila seseorang memiliki kegemaran berbohong, boleh jadi ia akan menuai bencana. Sayangnya tidak ada janji dari Pencipta, bahwa bencana hanya akan menimpa individu yang berbohong saja, tidak menutup kemungkinan, yang lain (yang tidak ikut berbohong) tertimpa bencana. Maka, Suka Bohong, Ya Jelas Kualat...boleh jadi bukan suatu kebetulan....



DISCLAIMER : Semua Nama, Alamat, Tempat, Kejadian, atau Apapun yang tertulis dalam tulisan ini semata-mata hanya untuk tulisan ini. Terjadinya persinggungan nama, alamat, tempat, kejadian atau apapun yang tertulis dalam tulisan ini dengan kejadian di dunia nyata adalah hal yang tidak disengaja. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk memberdayakan proses pembelajaran membaca, baik secara bahasa maupun sastra ; aliran bebas tak beraturan. Kritik dan Lelucon yang hadir, semata-mata guna memberdayakan diri kita untuk lebih dapat melihat kenyataan sebagai kenyataan. Amin. Tulisan ini dapat dikutip, oleh siapa pun juga, di mana pun juga, secara bebas, seluas-luasnya, demi kepentingan terselenggaranya proses pembelajaran membaca secara benar di dunia ini, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai bentuk apresiasi alamiah atas ide penulis.
Apresiasi dari pembaca baik berupa kritik, cacian, dorongan, keberatan atau apapun juga dapat dilayangkan ke ganggang.birulaut@gmail.com


SBY-JK ; Suka Bercanda, Ya Jelas Keren

Suka Bercanda, Ya Jelas Keren

Teman - Teman, terus terang, boleh jadi pemilihan nama ini tidak jelas, apalagi ungkapan-ungkapannya. Tapi, mohon maaf, kebetulan saya cuma mempercayai dua hal yang jelas, yaitu adanya Tuhan (Dengan Nama Apapun IA disebut) dan adanya kematian (entah kapan dan dengan bagaimanapun caranya)


Maka, Suka Bercanda, saya artikan di sini sebagai bagian dari proses kegemaran seseorang untuk menertawakan diri sendiri. Tapi, tertawa pun dapat dilakukan atau terjadi ketika kita melihat "kelemahan" orang lain yang pada titik tertentu lucu, pada bagian lain bisa jadi memuakkan.

Keren di sini tidak berarti secara sama dengan keren yang umum atau teman-teman kenal. Keren di sini, hanya berarti sesuai dengan pengalaman, pembelajaran maupun pengetahuan teman-teman tentang Keren itu sendiri.

Menertawakan diri sendiri, boleh jadi berasal dari semata-mata fantasi, atau kejadian aneh yang memang kita atau dialami oleh orang lain. Maka, tidak sedikit isi dari blog ini merupakan bagian dari proses diskusi penulis dengan nara sumber secara mistis dan non realistis. Mistis di sini bersifat mengada-ada, boleh jadi sama dan sebangun dengan non realistis

Terakhir, mengingat tidak semua orang atau kita dapat menertawakan diri sendiri, atau orang lain, maka, mohon pengertian teman-teman yang tidak dapat tertawa untuk tidak membaca atau coba-coba membaca isi blog ini. Secara sederhana, penulis mengakui bahwa dunia tulisan adalah dunia lain dari seorang penulis (hasil belajar di Kansas, 90-an) dan adalah hak bagi teman-teman untuk mengutip, memperbaharui atau menuliskan ulang, baik tanpa bumbu apapun, atau dengan segala macam bumbu, satu hal yang penulis minta, tolong tuliskan alamat blog penulis sebagai sumbernya...gak keberatan kan...


Selamat Menikmati, Semoga Tuhan (Dengan Nama Apapun IA disebut) selalu Melindungi Kita Semua... Amin


Terima kasih


DISCLAIMER : Semua Nama, Alamat, Tempat, Kejadian, atau Apapun yang tertulis dalam tulisan ini semata-mata hanya untuk tulisan ini. Terjadinya persinggungan nama, alamat, tempat, kejadian atau apapun yang tertulis dalam tulisan ini dengan kejadian di dunia nyata adalah hal yang tidak disengaja. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk memberdayakan proses pembelajaran membaca, baik secara bahasa maupun sastra ; aliran bebas tak beraturan. Kritik dan Lelucon yang hadir, semata-mata guna memberdayakan diri kita untuk lebih dapat melihat kenyataan sebagai kenyataan. Amin. Tulisan ini dapat dikutip, oleh siapa pun juga, di mana pun juga, secara bebas, seluas-luasnya, demi kepentingan terselenggaranya proses pembelajaran membaca secara benar di dunia ini, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai bentuk apresiasi alamiah atas ide penulis.
Apresiasi dari pembaca baik berupa kritik, cacian, dorongan, keberatan atau apapun juga dapat dilayangkan ke ganggang.birulaut@gmail.com